Tanya “Kenapa?”

Kenapa sih??

Kenapa harus menyimpulakan sesuatu hal sendiri, tanpa nanya dulu sama yang bersangkutan?

Kenapa harus langsung marah2?

kenapa harus aku terus yang ngertiin duluan?

kenapa nggak juga mau bertanya secara baik2?

kenapa harus selalu membantah semua perkataanku? Aku kan cuman mengemukakan pendapatku aja…

kenapa setiap kata2ku bermakna salah dimatamu?

terus aku harus gimana???

big cry...

2 thoughts on “Tanya “Kenapa?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s